IFTK LEDALERO MENERIMA HADIAH 650 AKUN HARIAN KOMPAS

img

Di bawah langit Maumere yang mendung, sejumlah mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan IFTK Ledalero terlihat memasuki Aula St. Thomas Aquinas, pada Selasa, 24 Februari 2026 sore. Mereka memadati kursi-kursi yang telah tertata rapi di dalam aula untuk mengikuti penyerahan 650 akun Harian Kompas.

Dalam kalimat pembukanya, Rektor IFTK Ledalero Prof. Otto Gusti Ndegong Madung, SVD mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan baik, yang diterima oleh segenap civitas akademika. Lewat kemurahan hati PT. Triputra Agro Persada, civitas akademika IFTK Ledalero memperoleh kesempatan untuk  mengakses secara gratis 650 akun Harian Kompas. “Hadiah ini patut kita syukuri dan kita pergunakan sebaik mungkin, demi perkembangan pendidikan di institusi ini” ujar ulumnus Hochschule für Philosophie München, Jerman ini. Pater Otto, demikian disapa, juga menambahkan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kebutuhan mengakses informasi yang faktual lewat media yang kredibel semakin urgen. “Bila filsafat adalah prasyarat utama menjadi seorang pemimpin negara, kata Plato. Maka, akses terhadap kebenaran lewat media yang terpercaya, seperti Kompas, adalah sebuah keharusan bagi kita” tambah Guru Besar bidang Filsafat Politik ini. 

harian kompas workshop 3Sementara itu, kegiatan yang dilangsung secara virtual ini juga dihadiri oleh Ayu Kartika Indarti selaku HR di Harian Kompas. Dalam kegiatan ini, Ayu membawakan materi singkat bertema “Jurnalisme Berkualitas Untuk Menangkal Hoax dan Fake News”. Dalam pemaparannya, Ayu mengingatkan bahwa pesatnya teknologi informasi saat ini tidak diimbangi dengan kontrol terhadap penyebaran misinformasi dan disinformasi. Setiap negara, sekuat apapun menurut Ayu, masih terus berjuang untuk menangkal dan memerangi penyebaran berita-berita sampah, yang dapat merugikan masyarakat. Oleh karena itu, menurut Ayu, setiap individu dituntut untuk bersikap bijaksana dalam mengakses setiap informasi. “Kita boleh saja mengakses apapun lewat medsos, tetapi perlu bijaksana untuk memilah mana informasi yang berguna dan mana yang tidak” pungkasnya. Pendapat Ayu ini bukan tanpa alasan, sebab menurut data, tren penyebaran dan akses informasi di Indonesia berlangsung lewat platform medsos seperti Instagram dan Whatsapp.

Lebih dari pada itu, kegiatan ini merupakan wujud keseriusan IFTK Ledalero untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan mahasiswa. IFTK Ledalero menyadari bahwa minat mahasiswa untuk membaca, terutama lewat media-media berkualitas, semakin menurun. Oleh karena itu, institusi ini terus berkomitmen untuk mendorong budaya membaca dan menulis bagi segenap civitas akademikia IFTK Ledalero. Dan, tentu saja institusi ini akan memanfaatkan dengan baik setiap kesempatan yang ada, seperti hadiah 650 akun Harian Kompas yang diberikan oleh PT. Triputra Agro Persada ini. (Alfian Tanggang)

harian kompas workshop 4

SHARE THIS