•  Beranda  /
  •  Mahasiswa  /
  •  Sempat Ditunda Akibat Gempa, PKKMB IFTK Ledalero Berlangsung Aman dan Kondusif

Sempat Ditunda Akibat Gempa, PKKMB IFTK Ledalero Berlangsung Aman dan Kondusif

img

MAUMERE – Ratusan mahasiswa baru Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero tahun akademik 2026/2027 akhirnya mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang sempat tertunda akibat dampak gempa bumi Flores beberapa waktu lalu ini berjalan dengan aman dan kondusif.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya berlangsung meriah di area terbuka atau aula, PKKMB tahun ini diselenggarakan secara terbatas di dalam ruang kelas Program Studi Filsafat. Pembatasan lokasi ini merupakan langkah antisipasi keamanan setelah gempa berkekuatan signifikan yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026) lalu.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 hingga 12.30 WITA ini diikuti oleh mahasiswa baru dari lima program studi sarjana, yakni Filsafat, Pendidikan Keagamaan Katolik (PKK), Desain Komunikasi Visual (DKV), Kewirausahaan, dan Sistem Informasi (SI). Selain itu, turut hadir pula mahasiswa program magister dari Prodi Magister Teologi dan Magister Filsafat. Para peserta dibagi ke dalam empat kelas berdasarkan program studi masing-masing untuk memudahkan penyampaian materi.

Anyelina Krisdayanti, mahasiswi baru dari Prodi Kewirausahaan, menilai kegiatan ini sangat penting sebagai awal pengenalan lingkungan akademik. "PKKMB ini penting bagi kami, mahasiswa baru, untuk mengenal bagaimana kehidupan kampus," ujarnya.

Selama sesi berlangsung, para peserta menerima materi seputar kurikulum, manajemen keuangan, sistem pendidikan tinggi, serta pengenalan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Namun, karena waktu yang tersedia hanya satu hari akibat penundaan sebelumnya, beberapa agenda seperti sosialisasi layanan perpustakaan serta penggalian minat dan bakat terpaksa ditiadakan.

Pater Jhon Orong, SVD., salah satu narasumber untuk mahasiswa Prodi PKK, mengakui adanya perbedaan suasana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, keterbatasan waktu dan lokasi membuat interaksi antarmahasiswa dari berbagai prodi menjadi kurang maksimal.

"Kesempatan mahasiswa untuk berinteraksi dengan teman-teman dari luar prodinya untuk mengeksplorasi esensi PKKMB memang kurang. Gempa ini juga memaksa kita membatasi kegiatan hanya pada sosialisasi dalam lingkup yang terbatas," jelas Pater Jhon.

Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat para mahasiswa baru. Tores Guido, mahasiswa baru dari Prodi DKV, menyatakan tetap merasa senang dapat bertemu dengan rekan-rekan seangkatannya. Baginya, PKKMB ini merupakan kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman dari prodi lain meski dalam format yang sederhana, namun cukup memuaskan.

Seluruh rangkaian PKKMB IFTK Ledalero siang hari itu berjalan lancar tanpa hambatan. Situasi ini menunjukkan bahwa kewaspadaan terhadap pascabencana tidak menghalangi semangat akademik para mahasiswa baru untuk memulai tahun ajaran baru.

Penulis:
Tim Pemberitaan BEM

Galeri PKKMB IFTK Ledalero Tahun 2026

pkkmb iftk ledalero 2026 15pkkmb iftk ledalero 2026 12pkkmb iftk ledalero 2026 8pkkmb iftk ledalero 2026 3

BAGIKAN